Makalah Penggunaan Komputer dan Dampaknya dalam berbagai bidang

Penggunaan Komputer dan Dampaknya dalam Berbagai Bidang

logo-unpam

disusun oleh : Hasnan Yasin dkk.

FMIPA

Matematika

Universitas Pamulang

KATA PENGANTAR

 

Assalaamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh,,

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kita semua sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “PENGGUNAAN KOMPUTER DAN DAMPAKNYA DI SEJUMLAH BIDANG”. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini, sehingga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua mahasiswa Universitas Pamulang khususnya dan semua orang pada umumnya, dan kami ucapkan juga terimakasih kepada yang terhormat Bapak Budhi Indrawijaya selaku Dosen Pengantar Komputer yang memeberikan mata kuliah ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Memberikan kesehatan, iman, dan islam kepada kita semua, Amin.

DAFTAR ISI

 

Kata Pengantar…………………………………………………………………………………………………………… 1

Daftar Isi…………………………………………………………………………………………………………………….. 2

BAB I

Pendahuluan……………………………………………………………………………………………………………….. 3

  1. A.    Latar Belakang…………………………………………………………………………………………………. 3
  2. B.     Rumusan Masalah……………………………………………………………………………………………. 4
  3. C.    Tujuan……………………………………………………………………………………………………………… 4

BAB II

Pembahasan………………………………………………………………………………………………………………… 4

  1. A.    Penggunaan Komputer…………………………………………………………………………………….. 4
    1. 1.      Kesehatan…………………………………………………………………………………………………… 4
    2. 2.      Transportasi……………………………………………………………………………………………….. 5
    3. 3.      Pendidikan………………………………………………………………………………………………….. 9
    4. 4.      Pertahanan…………………………………………………………………………………………………. 12
    5. 5.      Pemerintahan……………………………………………………………………………………………… 13
    6. 6.      Industri……………………………………………………………………………………………………….. 14
    7. 7.      Seni dan Budaya…………………………………………………………………………………………. 16
    8. B.     Dampak Komputer…………………………………………………………………………………………… 20

BAB III

Kesimpulan dan Saran………………………………………………………………………………………………… 22

  1. A.    Kesimpulan………………………………………………………………………………………………………. 22
  2. B.     Saran……………………………………………………………………………………………………………….. 23

Daftar Pustaka……………………………………………………………………………………………………………. 24

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.    Latar Belakang

Dewasa ini komputer telah menjadi suatu hal yang sangat berperan di masyarakat. Perkembangan ini tidak hanya terjadi di Negara maju saja seperti Amerika, China, United Kingdom dll namun juga di Negara berkembang seperti negara kita ini. Dari segi fungsi komputer sebenarnya tidak jauh berbeda dengan produk teknologi lainnya seperti kereta api, pesawat terbang, mobil televisi dan lain sebagainya yaitu meringankan pekerjaan manusia. Apa yang membedakan komputer dengan produk lainnya adalah kemampuannya untuk dapat diprogram guna melaksanakan berbagai macam tugas dengan kecepatan dan ketelitian yang tinggi.

Pada dasarnya pekerjaan manusia dalam aktifitas sehari-hari sangat padat dan dipenuhi berbagai macam kesibukan, untuk mempermudah pekerjaannya manusia membutuhkan sesuatu yang dapat membantu mengurangi beban pekerjaan manusia. Oleh karena itu, teknologi dan informasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat dewasa ini. Masyarakat dapat merasakan layanan teknologi informasi dan berbagai teknologi lain yang dikembangkan berdasarkan pada perangkat komputer.

Komputer banyak digunakan sebagai alat bantu untuk mengolah berbagai jenis data seperti pengolahan nilai siswa dengan komputer, pembuatan daftar nilai, perhitungan rata-rata kelas atau pun laporan-laporan untuk kepentinag evaluasi pendidikan dan lain sebagainya. Komputer juga sudah banyak digunakan untuk mencetak kuitansi tagihan listrik, telepon, kartu kredit dan lain sebagainya. Terlebih lagi para Develover telah membuat berbagai program komputer untuk membantu dan meringankan pekerjaan publik dalam bidang kesehatan, transportasi, Pertahanan, Hiburan dan sebagainya.

Akan tetapi walaupun teknologi informasi telah berkembang sedemikian rupa terutama komputer, masih banyak khalayak yang kurang tahu bahkan tidak tahu kegunaan dari komputer tersebut. Maka dari itu kami menyusun makalah sederhana ini supaya setidaknya mereka yang belum mengetahui penggunaan komputer akan tahu bagaimana penggunaan komputer walaupun kami hanya menyajikan sedikit dari banyak bidang-bidang lain yang memanfaatkan kerja komputer dan dalam bidang apa saja komputer itu digunakan, dan apa saja dampak dari penggunaan komputer itu, karena setiap perubahan pasti ada dampaknya baik itu dampak positif ataupun negatifnya.

  1. B.     Rumusan Masalah
  2. Dalam bidang apa saja komputer itu digunakan ?
  3. Apa saja contoh penggunaan komputer dalam bidang yang bersangkutan ?
  4. Apa dampak penggunaan komputer tersebut ?
  5. Bagaimana cara penanggulangannya ?
  6. C.    Tujuan

Mensosialisasikan penggunaan komputer dalam berbagai bidang dan contohnya serta dampak dari penggunaan komputer tersebut. Agar pembaca tahu perkembangan komputer itu sangat luas dan digunakan dalam banyak bidang.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. A.    PENGGUNAAN KOMPUTER

Penggunaan komputer dewasa ini sangat banyak karena dapat meringankan pekerjaan mulai dari pekerjaan yang ringan sampai yang berat. Berikut akan diuraikan dalam bidang apa saja komputer itu digunakan.

Penggunaan komputer dalam beberapa bidang :

  1. 1.      KESEHATAN

Salah satu fungsi komputer dalam bidang kesehatan adalah sebagai monitoring detak jantung seorang pasien, di sisni yang biasa digunakan adalah komputer analog. Tentu dengan adanya alat semacam itu bisa sangat membantu pekerjaan para Dokter karena mereka akan mengetahui dengan cepat bahwa si pasien yang tak berdaya masih hidup atau tidak.

Kemudian berbagai aplikasi atau program komputer yang sangat berguna dalam bidang kesehatan ini, salah satunya adalah e-Health, yaitu sebuah aplikasi teknologi komunikasi dan informasi yang mencakup keseluruhan cakupan fungsi yang mempengaruhi sector kesehatan (Wahyudin. 2009. “e-health dalam dunia kesehatan”, skripsi sarjana tidak diterbitkan, Universitas Pendidikan Indonesia). Di seluruh dunia , terjadi peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Catatan kesehatan yang masih mengandalkan dokumen kertas banyak menimbulkan kesalahan dan mengurangi produktivitas layanan. Walau demikian, patut diakui terdapat juga kenaikan pelayanan kesehatan di masyarakat yang memberikan peluang kehidupan yang lebih baik, namun juga berarti terdapat golongan masyarakat manula yang lebih besar. Pada umumnya manula juga memerlukan layanan kesehatan yang lebih besar dibandingkan usia produktif. Bagi pemerintah tingkat lokal maupun pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi peningkatan biaya kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu mereka juga bertanggung jawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan menyebarkan penyakit menular tertentu. Dengan mengembangkan layanan e-health tersebut akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut diatas. E-health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak  untuk melakukan kolaborasi pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batas fisik dan waktu. Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.

Kemudian masih banyak lagi kegunaan computer yang lain dalam bidang kesehatan ini.

  1. 2.      TRANSPORTASI

Penggunaan komputer di bidang transportasi bisa dikatakan sudah banyak, misalnya komputer yang digunakan untuk mengatur lampu lalu lintas yang biasa dipakai di Negara-negara maju. Di Negara maju lainnya banyak kereta yang sudah dipasang alat navigasi modern untuk menggantikan masinis melalui penggunaan satelit dan sistem computer, misalnya Kereta Shinkansen. Salah satu kereta kebanggaan Jepang ialah kereta Shinkansen.Shinkansen juga sering dipanggil kereta peluru. Berasal dari kata “shin” berarti baru dan “kansen” yang berarti rel kereta. Jadi, shinkansen adalah jalur kereta api cepatJepang yang dioperasikan oleh empat perusahaan dalam grup Japan Railways. Shinkansen merupakan sarana utama untuk angkutan antar kota di Jepang, selain pesawat terbang. Kecepatan tertingginya bisa mencapai 300 km/jam. Nama Shinkansen sering digunakan oleh orang-orang di luar Jepang untuk merujuk kepada kereta apinya, namun kata ini dalam bahasa Jepang sebenarnya merujuk kepada nama jalur kereta api tersebut. Jalan raya juga dipasang dengan berbagai jenis sensor yang akan memberikan pesan kepada komputer pusat untuk memudahkan pengendalian jalan raya tertentu. Selain itu, dengan komputer semua jalur penerbangan di Bandara bisa di program dengan komputer. Untuk menerbangkan pesawat itu sendiri membutuhkan dan harus dilengkapi dengan komputer. Bahkan diketinggian tertentu pesawat dapat di terbangkan dengan otomatis dengan pilot otomatis yang sudah diprogram oleh computer(Lina Aswida, pemanfaatan computer (online)http://lisnaaswida.blogspot.com/2010/10/pemanfaatan-komputer-dalam-bidang.html diakses, 31 Desember 2012 ). Demikian juga penjualan tiket di terminal , bandara, dan stasiun yang dapat dilayani dengan cepat menggunakan komputer.

Semua pesawat terbang dilengkapi dengan sistem navigasi agar pesawat tidak tersesat dalam melakukan penerbangan. Panel-panel instrument navigasi pada kokpit pesawat memberikan berbagai informasi untuk sistem navigasi mulai dari informasi tentang arah dan ketinggian pesawat. Pengecekan terhadap instrument sistem navigasi harus seteliti dan seketat mungkin.

Sebagai contoh kejadian yang menimpa pesawat Adam Air pada bulan Februari 2006 sewaktu menjalani penerbangan dari bandara Soekarno Hatta menuju bandara Hasanudin di Makasar. Ketidaktelitian pihak otoritas penerbangan yang mengijinkan pesawat Adam Air terbang dengan sistem navigasi yang tidak berfungsi menyebabkan Pesawat Adam Air berputar-putar di udara tanpa tahu arah selama tiga jam, sebelum mendarat darurat di bandara El Tari Nusa Tenggara Timur. Kesalahan akibat tidak berfungsinya system navigasi adalah kesalahan yang fatal dalam dunia penerbangan. Sanksi yang diberikan adalah dicabutnya ijin operasi bagi maskapai penerbangan yang melanggar.

  1. Fasilitas Navigasi di Bandara

Fasilitas Navigasi dan Pengamatan adalah salah satu prasarana penunjang operasi bandara. Fasilitas ini dibagi menjadi dua kelompok peralatan, yaitu:

  1. Pengamatan Penerbangan

Peralatan pengamatan Penerbangan terdiri dari:

a). Primary Surveillance Radar (PSR)

PSR merupakan peralatan untuk mendeteksi dan mengetahui posisi dan data target yang ada di sekelilingnya secara pasif, dimana pesawat tidak ikut aktif jika terkena pancaran sinyal RF radar primer. Pancaran tersebut dipantulkan oleh badan pesawat dan dapat diterima di system penerima radar.

b). Secondary Surveillance Radar (SSR)

SSR merupakan peralatan untuk mendeteksi dan mengetahui posisi dan data target yang ada di sekelilingnya secara aktif, dimana pesawat ikut aktif jika menerima pancaran sinyal RF radar sekunder. Pancaran radar ini berupa pulsa-pulsa mode, pesawat yang dipasangi transponder, akan menerima pulsa-pulsa tersebut dan akan menjawab berupa pulsa-pulsa code ke system penerima radar.

c). Air Traffic Control Automation.

d). Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B).

   Merupakan teknologi pengamatan yang menggunakan pemancaran informasi posisi oleh pesawat sebagai dasar pengamatan.

  1. Rambu Udara Radio

Peralatan Rambu Udara Radio, yaitu Peralatan navigasi udara yang berfungsi memberikan signal informasi berupa Bearing (arah) dan jarak pesawat terhadap Ground Station, yang terdiri dari peralatan.

a). Non Directional Beacon (NDB)

Fasilitas navigasi penerbangan yang bekerja dengan menggunakan frekuensi rendah (low frequency) dan dipasang pada suatu lokasi tertentu di dalam atau di luar lingkungan Bandar udara sesuai fungsinya.

b). VHF Omnidirectional Range (VOR)

Fasilitas navigasi penerbangan yang bekerja dengan menggunakan frekuensi radio dan dipasang pada suatu lokasi tertentu di dalam atau di luar lingkungan Bandar udara sesuai fungsinya.

c). Distance Measuring Equipment (DME)

Alat bantu navigasi penerbangan yang berfungsi untuk memberikan panduan/informasi jarak bagi pesawat udara dengan stasiun DME yang dituju (Stant range distance).

Penempatan DME pada umumnya berpasangan (collocated) dengan VOR atau Glide Path ILS yang ditempatkan di dalam atau di luar lingkungan bandara tergantung fungsinya

  1. 2.      Sistem Autopilot

Pilot otomatis (dari bahasa Inggris: autopilot) adalah sistem mekanikal, elektrikal, atau hidrolik yang memandu sebuah kendaraan tanpa campur tangan dari manusia. Umumnya pilot otomatis dihubungkan dengan pesawat, tetapi pilot otomatis juga digunakan di kapal dengan istilah yang sama.

Sistem pilot otomatis pertama diciptakan oleh Sperry Corporationtahun 1912. Lawrence Sperry (anak dari penemu ternama Elmer Sperry) mendemonstrasikannya dua tahun kemudian pada 1914 serta membuktikan kredibilitas penemuannya itu dengan menerbangkan sebuah pesawat tanpa disetir olehnya.

Pilot otomatis menghubungkan indikator ketinggian menggunakan giroskop dan kompas magnetik ke rudder, elevator dan aileron. Sistem pilot otomatis tersebut dapat menerbangkan pesawat secara lurus dan rata menurut arah kompas tanpa campur tangan pilot, sehingga mencakup 80% dari keseluruhan beban kerja pilot dalam penerbangan secara umum. Sistem pilot otomatis lurus-dan-rata ini masih umum sekarang ini, lebih murah dan merupakan jenis pilot otomatis yang paling dipercaya. Sistem tersebut juga memiliki tingkat kesalahan terkecil karena kontrolnya yang tidak rumit.

Awak pesawat yang bekerja di dalam pesawat Boeing 777 hanya mengawasi dan mengecek sistem autopilot, karena semua peralatan beroperasi secara otomatis.

3. Kontrol Lalu Lintas Udara

Segala aktifitas pengaturan lalulintas udara dikendalikan dari ruang air traffic control. Sedangkan Ruang Air Traffic Control sendiri terdiri dari empat unit tugas yaitu :

1.      Data Analyzing Room

2.      En-route Control Unit

3.      Pilot Unit

4.      Terminal Control Unit

Pada ruang Air Traffic Control bekerja para petugas pengatur lalulintas udara (air traffc controller) yang bertugas memantau dan mengarahkan lalulintas pergerakan semua pesawat yang terpantau di angkasa. Dalam menjalankan tugasnya, para petugas pengatur lalulintas udara memantau pergerakan pesawat dari alat Air Traffic Control Display.

4.  Sistem Pendaratan Pesawat

a). Instrumen Landing System

Instrument landing system adalah suatu sistem peralatan yang ada di Bandar udara yang digunakan untuk memandu pesawat dalam melakukan pendaratan dengan aman dan lancar. Instrument Landing System menggunakan dua transmisi. Transmisi yang pertama berfungsi untuk memandu pesawat menuju landasan pacu, transmisi yang kedua menginformasikan tentang ketinggian pesawat dari landasan pacu.

b). Alur Pendaratan Pesawat Terbang dengan di Pandu Instrument Landing System

c). Ground Controlled Approach

Pesawat yang terpantau radar akan diarahkan oleh operator Ground Controlled Approach tentang petunjuk pendaratan pesawat terbang, dengan tujuan pesawat dapat mendarat dengan aman. Pekerjaan ini menuntut konsentrasi yang tinggi dari operatornya, sehingga diperlukan kerja shift karena bandara beroperasi duapuluh empat jam.( Gita, “penggunaan komputer”(online)http://kumpulantugas-tugasgitaaaaa.blogspot.com/2011/07/penggunaan-komputer-di-bidang.html, diakses 31 Desember 2012)

5.Mobil Pandai

Pengolah mikro telah dimanfaatkat untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan mengemudikan mobil. Misalnya pada tahun 1985, oldsmobile dari US telah menerapkan sistem kendali berbasis pengolah mikro pada produknya. Pengolah mikro mendapatkan masukan data dari beberapa sumber, seperti :

  • Meter pompa injeksi (beban mesin)
  • Alternator (putaran mesin/menit)
  • Sistem pendinginan mesin
  • Sensor tekanan absolut untuk memantau sirkulasi dan pembuanagan gas
  • Gigi transmisi

Data masukan tersebut diolah oleh pengolah mikro untuk mengadakan tindakan pencegahan agar mesin tidak terlalu panas, memantau putaran mesin, beban mesin dan penggunaan gigi transmisi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

  1. 3.      PENDIDIKAN

Perkembangan Teknologi maklumat (IT) dengan aplikasinya telah mengubah corak dan cara manusia berfikir dan bekerja. Komputer dijadikan alat dalam pelbagai bidang perkerjaan antara lainnya adalah seperti perniagaan, pendidikan, kesihatan, muzik, ketenteraan, kejuruteraan, sains dan sebagainya.

Teknologi maklumat telah mengubah cara manusia bekerja. Hjetland (1995) menyatakan bahawa “Technology can make our lives easier. Everyday tasks are simplified”. Beliau juga menyatakan bagaimana teknologi dapat mempermudahkan tugas serta meningkatkan prestasi guru seperti penggunaan teknologi untuk kerja-kerja pengurusan dan kerja-kerja pengajaran pembelajaran. Becker (1991) menyatakan “ empayar di masa depan ialah empayar pemikiran dan minda” Untuk mengembangkan pemikiran dan minda pelajar khususnya, pendekatan pengajaran dan pembelajaran teknologi maklumat di sekolah perlu digubah kepada pemikiran penyelidikan, mengumpul maklumat, menganalisis data ke arah menggalakkan kreativiti dan motivasi pelajar. Pendekatan pengajaran secara tradisional secara sogokan nota-nota seharusnya di kikis dari pemikiran guru tetapi diubah dengan membekalkan pengetahuan dan kemahiran ke arah mendapatkan maklumat.

Penggunaan komputer dan internet mula bertapak di arena pendidikan dengan memperkenalkan alat pandang dengar, radio pendidikan dan TV pendidikan. Alat pandang dengar mula diperkenalkan pada tahun 1949. Tujuannya ialah untuk pembinaan dan penerbitan bahan bantuan mengajar, membekalkan maklumat dan lain-lain. Namun begitu radio pendidikan lebih awal mempeloporinya iaitu pada tahun1946 di bawah Jabatan Penyiaran, Kementerian Penerangan. Pada tahun 1972 Kementerian Pendidikan telah mengadakan stesyen atau siaran televisyen pendidikan bagi tujuan memodenkan pengajaran sehinggalah penggunaan komputer dan internet diperluaskan pada tahun awal 1990-an (V. Pang, 1992 )

Di bidang pendidikan penggunaan komputer sangat dibutuhkan untuk membantu sarana pengajaran yang lebih inovatif. Pemanfaatan komputer dalam dunia pendidikan dewasa ini sudah sangat luas. Koputer digunakan sebagai media pengajaran yang lebih interaktif dan inovatif. Komputer dapat digunakan Sebagai alat presentasi dengan bantuan sebuah proyektor.

Pendidikan saat ini dapat secara signifikan dipengaruhi oleh penggunaan komputer untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh. Jika siswa dan guru menggunakan komputer atau internet pada waktu yang sama, ini disebut pertemuan kelas sinkronus. Jika siswa dan guru mengirim pesan dan bertukar informasi pada waktu yang berlainan, kelas ini disebut asinkronus. Istilah pendidikan jarak jauh sudah umum digunakan karena metode ini populer untuk mengajar banyak orang di area yang tersebar. Model pendidikan ini juga populer diantara siswa yang punya jadwal kerja padat dan berlokasi pada jarak yang jauh.

Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access. Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan Komunikasi, maka peranan komputer mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran. Diharapkan siswa dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya, sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya selain itu siswa dapat terlibat pada perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk teknologi informasi dan komunikasi.

Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning (kemampuan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh) yang semakin memudahkan proses pendidikan. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK  Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya in-teraksi antara dua orang atau lebih. Terdapat lima pergeseran yang diakibatkan oleh hadirnya teknologi dalam proses pembelajaran yaitu,

  1. Proses pelatihan bergeser ke proses penampilan.
  2. Proses pembelajaran yang biasa di dalam kelas bergeser ke di mana dan kapan saja.
  3. Proses belajar melalui kertas bergeser ke proses belajar secara online atau saluran.
  4. Fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja.
  5. Proses belajar dari waktu siklus ke waktu nyata(Hariadi, “dampak teknologi” Jakarta 2009)

Kemudian untuk memperlancar proses pinjam meminjam buku dalam perpustakaan juga ada yang menggunakan komputer, atau orang biasa menyebutnya perpustakaan elektronik.Ruang dan waktu merupakan dua permasalahan utama yang dihadapi oleh Perpustakaan dewasa ini. Biaya yang diperlukan untuk menyimpan buku, majalah, jurnal, surat kabar dan makalah terus membengkak. Disamping hal itu, beban petugas perpustakaan untuk melayani pembaca untuk menemukan bahan bacaan yang diperlukan semakin hari semakin berat karena jumlah bacaan yang semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan lambatnya pelayanan.

Permasalahan tersebut dicoba diatasi dengan bantuan komputer. Komputer pada sat ini sudah mampu menggantikan katalogdan berdaya tampung besar. Sistem basis data jugatelah berkembang sehingga mampu untuk mengelola data dalam jumlha yang amat besar. Kemajuan dalam tekhnik pencarian kembali informasi telah memungkinkan dilakukan pencarian kembali informasi dalam waktu yang singkat.Perkembangan tekhnik pencetakan dengan bantuan komputer membuaka nuansa baru dalam penyimpanan informasi. Buku atau majalah yang dicetak selalu diolah dan diperiksa ulang dengan komputer, sehingga informasi elektronis dapat diperoleh secara langsung.

  1. 4.      PERTAHANAN

Komputer memiliki beberapa kegunaan dalam bidang aplikasi militer. Pertahanan pribadi menyiratkan maksud sebuah doktrin militer defensive menyiratkan operasi kekuatan militer yang lebih besar dari sebagian besar postur pertahanan, yang pada peperangan operasional skala yang luas meliputi operasi seperti Garis Maginot oleh sebagian besar bagian dari angkatan darat perancis sebelum perang dunia II. Dalam perencanaan operasi militer, sebuah strategi pertahanan adalah kebijakan untuk mencegah serangan atau meminimalkan kerusakan serangan dengan asumsi kekuatan pertahanan di kedalaman strategis untuk mencegah musuh dari menaklukan wilayah. Pertahanan juga merupakan eufemisme untuk perang yang digunakan oleh pemerintah untuk mencerminkan sikap non-agresif mereka di wilayah mereka yang tidak membawa konotasi negative perang seperti kementrian atau departemen pertahanan. Dalam lingkup kebijakan pertahanan nasional, pertahanan digunakan untuk mencakup sebagian besar militer itu. Ilmu militer berusaha untuk menintegrasikan semua makna pertahanan menjadi kesatuan yang utuh yang berusaha untuk memahami dan mengembangkan. Meskipun pertahanan wilayah perairan territorial dan wilayah udara nasional merupakan salah satu fungsi pemerintah Negara –negara berdaulat di dunia modern, Murrary Rothbard berpendapat bahwa hal tersebut bisa lebih efisien, digunakan untuk mensimulasi perilaku dari pesawat, kendaraan dan sistem senjata untuk memberikan praktik kepada para trainee dan memungkinkan mereka belajar dari kesalahan fatal yang mematikan. Komputer dapat merekam kinerja trainee dan menampilkannya kembali sehingga trainee dapat mengamati perilaku mereka sendiri dan belajar dari perilaku tersebut. Banyak orang militer masuk medan perang dengan pengalaman terbatas dalam hal penggunaan amunisi, tetepi simulasi sangat realistis sehingga mereka dapat melakukan tugas mereka dengan baik.(Sky-a7, “penerapan computer” (online)http://sky-a7x.blogspot.com/2011/05/penerapan-komputer-dibidang.html diakses 02 Januari 2013)

  1. 5.      PEMERINTAHAN

Pemerintah pada dasarnya adalah pelayan masyarakat yang selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanannya dari waktu ke waktu.

Pemerintah di negara manapun di dunia ini, merupakan administrator data yang besar. Data merupakan salah satu bagian yang amat penting dalam administrasi pemerintahan. Lancarnya pelayanan amat tergantung dari kelengkapan data.

Berbagai jenis data seperti data kependudukan, perdagangan, kesehatan, industri, pegawai negeri, angkatan bersenjata, dll membuat pemerintah merupakan pemakai komputer terbesar. Berbagai jenis komputer digunakan untuk menunjang administasi pemerintahan.

Berikut ini adalah jenis –jenis aplikasi yang penting yang menunjang kegiatan-kegiatan pemerintahan secara langsung baik yang bersifat operasional maupun yang mengarah kepada terciptanya kebijakan-kebijakan dalam masalah kenegaraan,

  • Aplikasi kepegawaian

Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN) adalah badan yang mengadministrasikan seluruh data kepegawaian. Aplikasi pengolahan datanya meliputi : kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, mutasi pegawai, penentuan masa pensiun.

  • Aplikasi di pemerintahan daerah

Aplikasi komputer yang digunakan meliputi : bidang kependudukan (KTP), kepegawaian tingkat daerah, pajak-pajak daerah, perumahan dan lalu lintas.

  • Surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK)

Dibandingkan dengan negara-negara maju, perkembangan aplikasi komputer dalam pemerintahan Indonesia tergolong lambat. Hal ini disebabkan karena :

  • Biaya
  • Sistem administrasi pemerintahan masih dalam proses pengembangan(Andhika, “komputer dan pemerintah” 2010)

Jadi, secara umum permasalahan yang timbul dengan adanya komputerisasi di pemerintahan belum cukup besar untuk dipermasalahkan secara nasional

Sedangkan di negara-negara maju, perkembagan aplikasi komputer dalam bidang pemerintahan berlangsung dengan cepat, sehingga komputerisasi mulai menimbulkan masalah di negara-negara tersebut.

  1. 6.      INDUSTRI
  2. A.    Industri Pertanian

Sistem informasi dan teknologi komputer telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan kegiatan usaha manusia. Seiring berjalan dan berkembangnya zaman, system informasi dan teknologi juga telah mengalami perubahan-perubahan dan kemajuan yang telah disesuaikan pada setiap kebutuhan manusia.

Dalam dunia yang serba digital sekarang ini, ditambah lagi teknologi yang terus berkembang, penerapan aplikasi teknologi dalam berbagai bidang pun terus dilakukan, tidak terkecuali dalam sektor pertanian, sektor perekonomian utama di Indonesia mengingat sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dalam dunia pertanian.

Salah satu contohnya adalah aplikasi GIS atau Geographical Information System, dan jika diterjemahkan secara bebas ke bahasa Indonesia, kita bisa menyebutnya SIG atau Sistem Informasi Geografi. SIG adalah suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi atau dengan kata lain suatu SIG adalah suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spasial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja.

Walaupun saat ini penggunaan SIG dalam bidang pertanian belum umum dipakai, karena seringnya SIG diapakai untuk melihat kerusakan lahan akibat bencana alam, tapi bukanya tidak mungkin penerapan SIG dalam dunia pertanian akan makin sering dipakai. Sistem SIG ini bukan semata-mata software atau aplikasi komputer, namun merupakan keseluruhan dari pekerjaan managemen pengelolaan lahan pertanian, pemetaan lahan, pencatatan kegiatan harian di kebun menjadi database, perencanaan sistem dan lain-lain. Sehingga bisa dikatakan merupakan perencanaan ulang pengelolaan pertanian menjadi sistem yang terintegrasi.(Putra, “Makalah system aplikasi komputer”(online)http://putracheel.blogspot.com/2012/06/makalah-sistem-aplikasi-komputer-di.html, diakses 02 Januari 2013)

  1. B.     Industri Perdagangan

Banyak kalangan yang berpendapat bahwa saat ini adalah era informasi global, dimana era ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Informasi yang perangkat utamanya adalah komputer. Informasi yang bisa dilakukan tidak hanya sekedar informasi suara atau gambar,namun informasi yang di sajikan bisa bersifat multi media.Kita dapat memanfaatkan komputer dengan beragam cara mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto ataupun, memutar video,memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, bisinis, mengendalikan mesin industri.Sebelum muncul perangkat computer banyak permasalahan yang muncul karena pada saat sebelum computer ini muncul system perdagangan masih dikerjakan secara manual walaupun konsep-konsep system informasi itu sudah ada sebelum komputer ada namuan tetap saja terdapat kesulitan. Banyak kesulitan-kesulitan yang terdapat dalam perdagangan sehingga hasil yang diharapkan kurang maksimum.

Masalah-masalah tersebut antara lain:

a). Sistem Perdagangan yang manual sehingga susah untuk diedit jika terdapat kesalahan.

b). Susahnya komunikasi dalam perdagangan antara Negara-negara di dunia.

c). Ketertinggalan Informasi untuk memproduksi barang yang dibutuhkan oleh masyarakat baik dari luar negri maupun dalam negri.

Beberapa aplikasi yang digunakan dalam perdagangan:

a). Inatrade

Digunakan oleh pihak pengusaha dalam proses pengajuan ijin eksport dan import.

b). Search Engine

Digunakan dalam system perdagangan online.

c). Mobile trading

Aplikasi perdagangan untuk seluruh akun MetaTrader

a). Public Key Infrastructure (PKI)

b). H2H

digunakan untuk pendistribusian pulsa elektrik.

c). HTTPS

  1. 7.      SENI DAN BUDAYA
    1. Kesenian

Dalam penggunaannya di dalam proses perancangan grafis, komputer yang berbasiskan teknologi digital menawarkan berbagai kemudahan, kecepatan, keleluasaan dalam menghasilkan suatu gagasan-gagasan visual. Komputer telah menciptakan suatu ruang bermain dan berkreasi bagi para perancang seluas-luasnya, banyak hal-hal baru yang sebelumnya tidak memungkinkan untuk dilakukan dengan teknik manual, saat ini menjadi suatu kenyataan bahkan suatu yang tidak terpikirkan sebelumnya. Komputer grafis telah banyak memberikan pengaruh, tidak hanya terhadap tampilan karya produk cetakan tetapi juga pada proses produksi dan proses kreasi bagi perancang grafis.

Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.

Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang. Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

Berikut adalah beberapa perangkat lunak yang dapat digunakan untuk disain grafis:

-          Desktop Publishing
a). Adobe Photoshop

b). Adobe Illustrator

c). Adobe Indesign

d). Page Maker

e). Coreldraw

f). GIMP

g). Inkscape

h). Adobe Freehand

i). Adobe image ready

-     Webdesign
a). Macromedia Dreamweaver

b). Microsoft Frontpage

c). Notepad

d). Adobe Photoshop

-          Audiovisual
a). Adobe After Effect

b). Adobe Premier

c), Final Cut

d). Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash

-          Rendering 3 Dimensi
a). 3D StudioMax

b). Maya

c). AutoCad

d). Google SketchUp

e). Blender(”Penggunaan komputer”(online)http://tugashal25lional.blogspot.com/2012/09/no5-penggunaan-komputer-dalam-bidang.html, diakses 02 Januari 2013)

Perkembangan dunia percetakan tidak dapat dipungkiri telah berjalan dengan cepat. Meski demikian secara dasar teknik-teknik yang dipergunakan sama dengan berbagai teknik yang sudah lama digunakan seperti relief print, intaglio print, dsb, hanya saja ada beberapa aplikasi baru yang dapat digunakan dalam pembuatan seni grafis yang tidak jarang hasil yang dicapai lebih memuaskan. Aplikasi tersebut berupa pemanfaatan media komputerisasi sebagai sarana desain juga sarana pemudah pencetakan melalui digital printing.

Pemanfaatan media komputeisasi ini merupakan pemicu awal munculnya anggapan bahwa seni grafis mulai bergeser dari fungsi awalnya sebagai seni murni menjadi fungsi seni terapan bersanding dengan seni kriya dan desain. Anggapan pergeseran ini didasarkan pada tujuan pembuatan karya itu sendiri, dengan munculnya media komputer maka kemudahan dalam hal pencapaian kuantitas yang diinginkan semakin menjanjikan sehingga semakin menggiurkan para seniman grafis ( pada mulanya) untuk terjun dalam dunia marketing. Selain dikuatkan oleh berbagai kemudahan tersebut pergeseran juga didorong oleh kebutuhan hidup yang semakin pelik disertai penyediaan peralatan untuk komputerisasi yang tidak murah.

Namun dalam hal ini tidak semuanya teknik grafis dapat dipukul rata dengan komputerisasi secara absolut, ada tiga teknik dari 4 teknik yang tidak dapat menggunakan teknik komputerisasi, yaitu teknik cetak tinggi, cetak dalam, dan cetak datar. Adapun cetak sablon dapat diganti dengan komputerisasi dikarenakan konsep dasar sablon adalah penciptaan karya 2D tanpa tekstur, dan tanpa degradasi yang detail yang kesemua itu dapat dilakukan oleh komputer dengan mudah dan hasil yang lebih memuaskan (memakai software pendukung seperti corel, adobe, autocad, dsb).

Teknik cetak tinggi, cetak dalam, dan cetak datar tidak dapat dipukul rata dengan sistem komputerisasi karena ketiganya memiliki ciri khusus yang tidak dapat digantikan fungsinya oleh komputer , meskipun dapat digantikan maka akan mempunyai karakteristik sendiri. Ciri- ciri khusus tersebut  antara lain adalah ketiganya memiliki unsur tekstur, dan unsur goresan alamiah yang dihasilkan oleh acuan serta efek warna yang dapat diolah secara khusus oleh seniman dengan gayanya sendiri tentunya. Selain itu ada ciri khusus yang sifatnya dilandaskan pada kerumitan dan usaha keras yang dilakukan untuk menghasilkan karya grafis yang spektakuler, kerumitan dan usaha keras ini dapat mencakup semua jenis teknik sebab kerumitan selalu disandarkan pada hal yang sifatnya manual dari pada otomatis (komputer).

Seni grafis secara tidak langsung (pada teknik tertentu) mulai menjamah modernisasi (seni grafis modern). Hal ini ditandai dengan munculnya teknik-teknik kreatif baru sebagaimana Rolf Nesch (1893-1975), yang mendapat pengakuan internasional untuk teknik grafis logam, dan artis Sámi John Savio (1902-1938), dengan cetakan kayunya. Stanley Hayter Atelier 17 di Paris, yang berspesialisasi dalam teknik mencetak banyak warna hanya dengan menggunakan satu pelat. Berbagai teknik baru mulai diperkenalkan pada tahun 1970, termasuk cetakan di atas kain sutra, dan kebangkitan seni sketsa baik yang mengandung arti kiasan maupun tidak. Tahun 1970 seringkali dianggap sebagai jaman keemasan seni grafis, Nama yang patut diperhitungkan dalam beberapa tahun terakhir termasuk Bjørn-Willy Mortensen (1941-1993), Per Kleiva (b1933) dan Anders Kjær (1940).

Dengan munculnya seni grafis modern maka ajang kreatifitas seniman grafis tidak dapat dibendung karena konsep dasar seni modern adalah unsur kreatifitas untuk memunculkan sesuatu yang baru. Sehingga peluang kemunculan seni grafis terapan semakin besar. Hal ini ditandai dengan kemunculan omzet digital printing dan sablon yang digelar dalam pasar komersial. Padahal konsep dasar seni (termasuk seni rupa- seni grafis-) terkait estetika seni itu sendiri terletak pada nilainya, sedang nilai itu tidak dapat dikurskan dalam bentuk nominal secara pasti karena nilai itu adalah hal abstrak yang tidak memiliki batasan. Kalaupun karya seni itu dapat dipasarkan maka harga yang didapat adalah biaya operasional dan ongkos seniman atau pencipta, bukan harga dari nilai yang dimiliki karya tersebut. Selain hal itu terdapat manipulasi nilai karya seni grafis yang semakin mempertajam munculnya seni grafis terapan yaitu karya yang disandarkan pada permintaan pasar bukan pada kepuasan ekspresi pencipta.

Penggolongan seni grafis berdasarkan teknik ini dikarenakan perbedaan acuan dan persyaratan yang harus dimiliki masing-masing teknik. Adapun teknik-teknik tersebut adalah teknik cetak tinggi ( Relief Print), teknik seni cetak datar (Surface screen), teknik cetak dalam ( intaglio print) dan teknik cetak saring( silk -screen).

Dalam kenyataan di lapangan, situasi kegiatan komunikasi grafis di Indonesia tak sepenuhnya seperti diagram umum di atas. Olah huruf / type design & typography  yang di beberapa negara maju merupakan profesi khusus ( mendesain font / typeface, hand lettering, tipografi / olahan tata huruf ) di Indonesia tak berkembang menjadi bidang profesi tersendiri (pernyataan Bp. Danton Sihombing MFA pakar bidang huruf). Di Indonesia olah huruf pada era digital dikerjakan sendiri di komputer oleh desainer ataupun operator atas petunjuk desainer. Meski ada juga yang  olah huruf khusus seperti hand lettering dan Kaligrafi tidak merupakan bidang spesialisasi profesi yang berkembang baik. Karena itu dalam standar kompetensi komunikasi grafis ini olah huruf/tipografi tak dibuat sebagai sub-bidang kompetensi tersendiri, tetapi menjadi subkompetensi untuk sub bidang desain grafis.

  1. Budaya

Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejah dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik. Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan.
Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang mennghubungkan berbagai tempat di dunia.
Bagaimanapun juga alat pengolah data dari sejak jaman purba sampai saat ini bisa kita golongkan ke dalam 4 golongan besar.
1. Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia
2. Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual
3. Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik
4. Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh.

  1. B.     DAMPAK KOMPUTER

Seperti yang sudah kami katakana pada awal makalah ini, setiap sesuatu yang baru pasti mempunyai dampak-dampak tertentu, baik itu dampak positifnya ataupun dampak negatifnya.(karena kami telah banyak membahas dampak positifnya, maka dalam sub BAB ini kami hanya akan membahas dampak negatifnya saja).

Dampak-dampak negatifnya antara lain :

  1. Pembobolan Kartu Kredit

Dikatakan pula, pembobolan karttu kredit (Credit Card Fraud) dengan modus mencuri, memalsukan kartu kredit dan bertransaksi melalui internet. Perbuatan ini menimbulkan kerugian pada pemilik kartu, Bank penerbit, Onlineshop dan asuransi penjamin transaksi, begitu juga negara, lantaran barang tersebut tidak dikenakan pajak. Berkaitan dengan hal itu, tahun 2004 VerySign’s melaporkan bahwa Indonesia pernah menduduki tempat terhormat dalam kasus penipuan menggunakan kartu kredit yang dikenal dengan “Carding”. Dari aspek total volume bertransaksi Indonesia berada pada ranking pertama setelah Ukraina. Namundari aspek prosentase transaksi, Amerika Serikat menduduki ranking satu.

“Menonjolnya aktivitas cybercreme yang berasal dari Indonesia berdampak negatif yang cukup besar bagi komunitas Teknologi Infprmasi (TI) di Indonesia. Survey Clear Commerce.Com mensinyalir Indonesia merupakan negara kedua terburuk dalam aktivitas Cybercreme di dunia”jelasnya.

  1. Perusakan Situs Internet

Sementara itu kejahatan dalam perusakan situs internet, termasuk kejahatan yang berakibat besar bagi manusia, terutama situs-situs resmi pemerintah atau lembaga yang dipercayai masyarakat. Kita masih ingat, bagaimana detik-detik terakhir orang menunggu perhitungan suara pada Pemilu tahun 2004. Ternyata jumlah suara yang sudah masuk ke situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) diacak oleh orang yang tidak bertanggungjawab, sehingga cukup merepotkan panitia untuk berkerja dua kali dalam hal yang sama.

“Masih banyak lagi kegiatan-kegiatan kejahatan lainnya di internet, misalnya Pengiriman e-mail sampah (Spam), Pengiriman virus, Memata-matai orang (Spyware), pengacawan trafik jaringan dan lainnya”imbuhnya.

Selanjutnya dikatakan, konteks mahasiswa dan internet, tentunya mahasiswa mempunyai peran ganda. Satu sisi bagaimana ia memanfa’atkan secara maksimal internet untuk menambah ilmu pengetahuan, wawasan berfikir dan pengembangan intelektualitas. Di sisi lain ia sebagai generasi terdidik dan menjadi harapan bangsa di masa depan. Tentu ia mempunyai tanggungjawab moral (Moral Obligation) ikut mengkampanyekan atau mencegah agar pemanfa’atan internet tidak disalahgunakan, menjadi kejahatan di dunia maya (Cybercreme). Semoga. (B.tri)

  1. Pornografi

Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.( Albertus Bramantya W., “efek-efek buruk yang dihasilkan dari penggunaan komputer(online)”http://ccoommppuutteerr.wordpress.com/2012/09/09/efek-efek-buruk-yang-dihasilkan-dari-penggunaan-komputer/, diakses 02 Januari 2013)

BAB III

SIMPULAN DAN SARAN

  1. A.    Kesimpulan

Komputer dapat dimanfaatkan dan digunakan dengan beragam cara mulai sebagai alat bantu menulis, menggambar, mengedit foto, memutar video, memutar lagu sampai analisis data hasil penelitian maupun untuk mengoperasikan program-program penyelesaian problem-problem ilmiah, bisnis, bahkan mengendalikan pesawat ruang angkasa. Penggunaan komputer untuk mencari informasi di bidang Perbankan, Transportasi, Pendidikan, Komunikasi Dan Teknologi Informasi data yang diperoleh informasi yang cepat, akurat, informatif dan efisien.

Seperti dikutip dari BBC, seorang ilmuwan dari Institute for Computing in the Humanities, University of Illinois, Amerika Serikat (AS), Kalev Leetaru, mengemukakan bahwa sebuahkomputer super yang dibekali dengan berjuta-juta informasi mampu memprediksi kejadian-kejadian besar di masa mendatang. Teknologi Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu teknologi yang berfungsi untuk menghasilkan, menyimpan, mengolah, dan menyebarkan informasi tersebut dengan berbagai bentuk media.

Dampak Teknologi Informasi/Komputer tersebut terbagi atas 2, yaitu dampak positif dan dampak negatif. Manfaat yang didapatkan, teknologi informasi mulai digunakan dan diterapkan untuk membantu operasional dalam proses bisnis. Dampak negative, penggunaan komputer yang bertujuan untuk memperingan dan mempercepat pekerjaan, di sisi lain bisa menimbulkan pengangguran, karena beban pekerjaan semakin berkurang dengan adanya komputer, dan juga bisa menimbulkan beberapa penyakit serta tindakan-tindakan asusila.

  1. B.     Saran

Dari semua pembahasan tentang penggunaan komputer dan dampaknya ini tentunya kita dapat mengambil suatu simpulan sendiri-sendiri, dan kami menyarankan umumnya kepada semua pembaca dan khususnya kita para generasi penerus Bangsa supaya menggunakan komputer dan juga teknologi yang semakin maju ini dengan sebijak-bijaknya, agar kita bisa setidaknya mengurangi dampak negative yang ada pada setiap hal tersebut, terimakasih.

DAFTAR REFERENSI

 

Wahyudin. 2009. “e-health dalam dunia kesehatan”, skripsi sarjana tidak diterbitkan, Universitas Pendidikan Indonesia

Hariadi, “dampak teknologi” Jakarta 2009)

Lina Aswida, pemanfaatan computer (online)http://lisnaaswida.blogspot.com/2010/10/pemanfaatan-komputer-dalam-bidang.html diakses, 31 Desember 2012 ).

Gita, “penggunaan komputer”(online)http://kumpulantugas-tugasgitaaaaa.blogspot.com/2011/07/penggunaan-komputer-di-bidang.html  diakses 31 Desember 2012)

Sky-a7, “penerapan computer”(online) (http://sky-a7x.blogspot.com/2011/05/penerapan-komputer-dibidang.htmldiakses 02 Januari 2013)

Gita, “penggunaan komputer”(online)http://kumpulantugas-tugasgitaaaaa.blogspot.com/2011/07/penggunaan-komputer-di-bidang.html, diakses 02 Januari 2013)

Putra, “Makalah system aplikasi komputer”(online)http://putracheel.blogspot.com/2012/06/makalah-sistem-aplikasi-komputer-di.html, diakses 02 Januari 2012)

”Penggunaan komputer”(online)http://tugashal25lional.blogspot.com/2012/09/no5-penggunaan-komputer-dalam-bidang.html, diakses 02 Januari 2013)

Albertus Bramantya W., “efek-efek buruk yang dihasilkan dari penggunaan komputer”(online)http://ccoommppuutteerr.wordpress.com/2012/09/09/efek-efek-buruk-yang-dihasilkan-dari-penggunaan-komputer/, diakses 02 Januari 2013)

2 gagasan untuk “Makalah Penggunaan Komputer dan Dampaknya dalam berbagai bidang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s